Thursday, May 10, 2012

PERTIMBANGAN BUDAYA DALAM REFORMASI ADMINISTRASI

*) Jerri Killian


PENDAHULUAN 

Organisasi Pemerintahan di seluruh dunia dihadapkan dengan tuntutan publik yang terus bertambah dalam hal peningkatan efektivitas administrasi, responsif, transparansi, dan akses. Masalah sosial yang semakin kompleks disertai dengan sumber daya yang terbatas ditambah lagi menurunnya kepercayaan publik pada pemerintah merupakan sederetan permasalahan yang harus segera dicari solusi pemecahannya.

Di seluruh dunia, tipikal organisasi masyarakat mengakar kuat dalam model Weberian-jenis klasik birokrasi. Dengan penekanan pada kontrol dan ketaatan, organisasi masyarakat tradisional merupakan sistem deterministik yang mencari keseimbangan dan stabilitas di mana kekacauan dan ketidakpastian dipandang sebagai disfungsional. Oleh karena itu, transformasi struktur, proses, dan budaya di dalam birokrasi publik tidak mungkin terjadi melalui proses pengatur diri sendiri.