Sunday, April 29, 2012

STRATEGI MENENTUKAN STRUKTUR ORGANISASI


PENDAHULUAN
Strategi dan struktur merupakan dua hal penting yang harus ada di dalam sebuah organisasi. Tanpa keduanya sebuah komunitas tidak akan bisa disebut sebagai organisasi karena pada dasarnya organisasi merupakan berhimpunnya sekelompok orang yang memiliki kesamaan harapan dan keinginan untuk mencapai tujuan bersama. Jika tidak didukung oleh struktur yang baik maka organisasi akan megalami kebingungan di dalam pergerakannya. Sementara itu jika organisasi tidak memiliki strategi yang bagus maka organisasi tersebut akan mengalami inefektifitas di dalam geraknya.
 
Pembahasan mengenai strategi dan struktur organisasi ini telah dikemukakan oleh Alfred Chandler pada tahun 1962. Alfred Chandler menjelaskan bahwa hubungan antara strategi dan struktur ini merupakan hasil penelitiannya terhadap hampir 100 perusahaan-perusahaan terbesar Amerika antara periode 1900-1950. Chandler menyimpulkan bahwa perubahan dalam studi korporat telah mendahului dan mengarahkan perubahan dalam struktur organisasi. Chandler telah menemukan bahwa perusahaan-perusahaan yang ia teliti telah memulai dengan struktur yang tersentralisir dengan karakteristik yang sangat dekat dengan sebuah mesin birokrasi (Robbins & Barnwell, 2002: 143-144).
 
STRUKTUR DAN STRATEGI ORGANISASI
 
Hubungan erat antara strategi dan struktur organisasional pertama kali di jelaskan oleh Chandle dalam studinya pada beberapa perusahan besar di Amerika. Setelah menganalisa sejarah perkembangan perusahanm-perusahan seperti General Motors, Du Pont, Standard Oil, dan Sears, Roebuck, Chandler menyimpulkan perubahan-perubahan strategi mengakibatkan perubahan-perubahan desain organisasi. Dia menyatakan bahwa "struktur mengikuti strategi.

Dalam pemilihan suatu strategi – dan struktur untuk mengimplementasikannya – para  manejer harus mempertimbangankan pengaruh lingkungan eksternal terhadap organisasi. Hubungan antara strategi, struktur dan lingkungan dapat di pandang dari dua perspektif utama. Dalam pandangan pertama, organisasi adalah reaktif terhadap lingkungannya dimana proses perumusan strategi harus memperhatikan lingkungan tempat organisasi tersebut beroprasi pada saat sekarang dan akan beroperasi di waktu yang akan datang.
 
Strategi pada gilirannya akan mempengaruhi struktur organisasi dengan penjelasan sebagai berikut:
  1. Strategi menentukan kegiatan-kegiatan organisasional, yang merupakan basis pokok bagi desain oerganisasi. Sebagai contoh , kegiatan-kegiatan dengan kreativitas dan kebutuhan teknis sangat tinggi mungkin desain organisasi tipe matriks.
  2. Strategi mempengaruhi pemilihan teknologi dan orang-orang yang tepat untuk pelaksanaan kegiatan-kegiatan tersebut dan hal ini selanjutnya mempengaruhi struktur yang sesuai.
  3. Strategi menentukan lingkungan spesifikasi dimana organisasi akan beroprasi, ini juga mempengarahui struktur.
Menurut Chandler, perubahan dalam strategi sering membutuhkan perubahan dalam cara menstrukturkan organisasi, karena dua alasan (David, 2005), yaitu :
  1. Struktur menentukan secara luas bagaimana tujuan dan kebijakan akan ditetapkan,
  2. Struktur menentukan secara luas bagaimana cara mengalokasikan sumber daya.
Perubahan dalam strategi akan mengarahkan perubahan dalam struktur. Strategi sebaiknya dirancang dalam rangka memberikan fasilitasi pada pengejaran strategik dari sebuah perusahaan.
 
KRITISI TERHADAP PENDAPAT ALFRED CHANDLER
 
Pertanyaan selanjutnya yang muncul adalah,"Apakah Chandler benar?" atau bisa juga “Benarkah struktur mengikuti strategi?”. Keterbatasan yang melekat pada penelitian Chandler ditambah dengan penelitian-penelitian lain yang mencoba untuk menduplikasi dan memperluas penelitiannya mensyaratkan bahwa teorinya mempunyai validitas tetapi juga mempunyai restriksi. Robbins & Barnwell (2002) menjelaskannya sebagai berikut:
  1. Pertama, dengan melihat sampel dari organisasi yang bukan merupakan cross-section dari organisasi pada umumnyamenyebabkan banyak analis hanya melihat pada perusahaan bisnis industrial yang sangat besar dan berkuasa serta mendominasi industrinya.
  2. Kedua, sampel dari penelitian Chandler terdiri dari perusahaan-perusahaan yang terkenal dalam gelombang teknologi baru yang berkembang pada pertengahan pertama dalam Abad 20.
  3. Ketiga, dari hasil evaluasi yang dilakukan secara cermat terhadap kerja Chandler menyatakan bahwa ketika menggunakan istilah 'strategi' maka yang dimaksud adalah strategi pertumbuhan, bukan profltabilitas ataupun bertahan hidup.
  4. Keempat, seperti dengan penelitian historis pada umumnya, selalu terdapat masalah pada generalisasidari satu titik waktu ke titik waktu lainnya
Thompson (2001) dan Lynch (2003) mempunyai pendapat yang sama, bahwa pada pendekatan intended (deliberated, prescriptive), struktur mengikuti strategi. Namun mereka mempunyai pendapat yang tidak sama dalam melihat hubungan strategi-struktur di dalam pendekatan emergent. Pada pendekatan emergent, Thompson berpendapat bahwa strategi mengikuti struktur, sedangkan Lynch berpendapatan hubungan antara strategi dan struktur terjadi dua arah pada pendekatan tersebut.
 
PANDANGAN PENULIS

Strategi adalah suatu penentuan sasaran dan tujuan dasar jangka panjang dari suatu organisasi (perusahaan) serta pengadopsian seperangkat tindakan serta alokasi sumber-sumber yang perlu untuk mencapai sasaran-sasaran tersebut (Chandler, 1992). Pengertian tersebut mengarahkan kita kepada dua hal, yaitu perencanaan dan pola. Perencanaan identik dengan bagaimana kita menghadapi keadaan di masa depan. Dengan adanya perencanaan gerak organisasi akan menjadi lebih terpola terutama dalam kaitannya dengan pengalokasian sumberdaya yang diperlukan untuk mencapai tujuan organisasi.
 
Struktur merupakan susunan kepengurusan di dalam organisasi yang bersifat hierarkis dan terspesialisasi ke dalam bidang-bidang. Struktur di dalam organisasi memiliki sifat spesialisasi dalam artian masing-masing elemen di dalam struktur memiliki tugas pokok dan fungsinya sendiri-sendiri. Suatu organisasi akan melakukan telaah lingkungan terlebih dahulu sebelum menentukan struktur organisasi yang tepat. Hal ini dikarenakan identifikasi permasalahan yang ada di lingkungan organisasi memiliki karakteristiknya sendiri-sendiri sehingga penentuan bidang-bidang di dalam struktur akan sangat dipengaruhi oleh permasalahan lingkungan tersebut.
 
Eksistensi organisasi bukan ditentukan oleh kokohnya struktur melainkan oleh kepekaan yang dimiliki oleh organisasi dalam mengidentifikasi perubahan-perubahan yang terjadi di dalam lingkungan. Misalnya saja Perum Perhutani yang merupakan organisasi publik tinggalan zaman Belanda dengan tipikal organisasinya yang keras. Jika Perum Perhutnai tidak melakukan proses reengineering di dalam struktur organisasinya maka bisa dipastikan keberadaannya tidak akan bisa bertahan sampai sekarang. Semakin tingginya tuntutan publik akan aksesnya terhadap sumberdaya hutan jika tidak disikapi oleh Perum Perhutani dengan menambah bidang Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat di dalam strukturnya maka organisasi tidak akan sanggup menghadapi tuntutan publik tersebut. Dan bukan hanya eksistensi perusahaan saja yang terancam melainkan keberadaan hutan di Pulau Jawa pun akan terancam dieksploitasi secara besar-besaran oleh masyarakat.
 
KESIMPULAN

Perjalanan organisasi akan dipengaruhi juga oleh dimana organisasi tersebut beroperasi. Karakteristik lingkungan yang dinamis menyebabkan organisasi harus melakukan penyesuaian-penyesuaian terhadap lingkungan agar tetap eksis. Berangkat dari hal tersebut maka sudah sewajarnya apabila struktur organisasi bisa berubah menurut keadaan leingkungan. Dengan demikian struktur akan menyesuaiakan strategi yang telah dibuat karena keberadaan strategi organisasi adalah untuk menghadapi lingkungan eksternal organisasi yang sangat dinamis.  [ ]


KEPUSTAKAAN
   


Chandler, A. D., Jr. (1992). Strategy and structure. In H. M. Strage (ed.), Milestones in management: An essential reader (pp. 61-72). Oxford, UK: Basil Blackwell, Ltd.
David, F. R. (2005). Strategic management: Concepts & cases, tenth edition. Upper Saddle River, NJ: Prentice Hall.
Lynch, R. (2003). Corporate strategy, third edition. Essex, UK: Pearson Education Limited.
Robbins, S. P., & N. Barnwell (2002). Organization theory: Concepts and cases, fourth edition. Upper saddle River, NJ: Prentice Hall.
Thompson, J. L. (1997). Strategic management: Awareness and change. London: International Thomson Business Pres

2 comments: